Komentar Fadl Abbas dan Mustafa Muslim terhadap Al-Rummani dalam Masalah Aspek-Aspek Kemukjizatan (Wujuh al-I'jaz): Sebuah Studi Komparatif
DOI:
https://doi.org/10.61086/jstiudh.v12i1.98Kata Kunci:
Wujuh al-I'jaz, Al-Rummani, Fadl Abbas, Mustafa Muslim, SarfahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan sebuah studi komparatif-analitis terhadap komentar Profesor Dr. Fadl Hasan Abbas dan Dr. Mustafa Muslim atas risalah "Al-Nukat fi I'jaz al-Qur'an" karya tokoh Mu'tazilah, Abu al-Hasan al-Rummani. Urgensi penelitian ini terletak pada upaya membedah proposisi retoris (balagah) dan teologis (akidah) dari Al-Rummani serta mengevaluasinya kembali dari perspektif kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode komparatif-analitis. Studi ini menghasilkan beberapa temuan substansial; yang paling utama adalah bahwa Dr. Fadl Abbas berhasil mengurai kontradiksi yang dituduhkan kepada Al-Rummani dalam memadukan antara aspek balagah dan sarfah (pemalingan), dengan menjelaskan bahwa Al-Rummani mengadopsi mazhab sarfah kedua (dicabutnya ilmu dan tekad saat hendak menandingi Al-Qur'an) yang tidak berkontradiksi dengan pandangan tentang kemukjizatan balagah yang bersifat intrinsik, sehingga hal ini mengeluarkan posisinya dari kelompok Al-Nazzam. Sementara itu, penilaian ilmiah dalam masalah saj' (prosa berima) berfokus pada urgensi distingsi yang kuat antara saj' buatan yang tercela (al-mutakallaf al-madzmum) dan saj' jeda ayat yang terpuji (saj' al-fawasil al-mahmud) yang didasarkan pada keselarasan makna, demi menyucikan Al-Qur'an agar tidak menyerupai ucapan para dukun maupun "dekuran burung merpati" (saj' al-hamamah) dalam pandangan kaum Mu'tazilah.







